Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental
Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas ospek Raja Brawijaya Online 2020. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan.
Mental Health, adalah kondisi kesehatan mental seseorang dalam hidupnya, baik di masa depan atau di masa yang sedang dijalani. Banyak orang menganggap remeh mengenai kesehatan mental seseorang, padahal kesehatan mental adalah termasuk dalam aspek yang penting jika orang tersebut dianggap sehat. Karena kita kebanyakan melihat seseorang itu sehat hanya dari penampilan fisik atau secara jasmani.
Namun kita juga harus melihat dari aspek kerohaniannya, sulit memang
jika kita menganalisis kesehatan mental seseorang. Kita harus melakukan
pendekatan-pendekatan tertentu agar seseorang mau bercerita mengenai permasalahan
yang dihadapinya. Banyak orang atau bahkan pemuda yang putus asa mengenai masalah
yang dihadapinya. Ada juga yang memilih untuk mengakhiri hidupnya karena tidak
sanggup menghadapi permasalahannya.
Kesehatan mental yang bagus adalah ketika seseorang berada di kondisi
yang tenang dan bahagia, yang menjadikan seseorang itu menjadi enjoy dan dapat
menikmati kehidupannya. Jika kesehatan mental seseorang tidak stabil atau
terganggu, maka hal ini dapat menghambat hal yang sedang dilakukannya,
sesederhana apapun hal itu. Ada berbagai contoh gangguan kesehatan mental
seperti stress, depresi, gangguan kecemasan, bipolar, ADHD (Attention Deficit
and Hyperactivity Disorder), dan masih banyak lagi.
Dalam kebanyakan kasus, sebagian besar masyarakat menganggap bahwa orang
yang mempunyai gangguan mental atau mental illness adalah orang yang jauh dari
agama atau orang yang mempunyai tingkat keimanan yang rendah. Ada juga kawan
saya yang mempunyai uneg-uneg yang ingin disampaikan kepada temannya, namun
malah dijawab “itu mah masih mending, lah aku malah...blablabla.” sehingga
terjadilah adu nasib. Mungkin itu adalah salah satu penyebab mengapa orang yang
ingin bercerita tentang masalah yang mengganjal dihidupnya memilih untuk
memendamnya saja daripada hanya dijadikan sebuah dongeng sebelum tidur.
Menurut saya masyarakat perlu lebih aware dan tidak menganggap hal ini
adalah sebuah masalah yang sepele. Ada banyak faktor yang mempengaruhi
kesehatan mental seseorang yaitu, faktor internal dan faktor eksternal.
Tercatat beberapa masalah kesehatan mental terjadi selain karena akibat masalah
eksternal, juga terjadi karena ada kelainan pada otak seseorang. Faktor
eksternal juga paling berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Seperti
lingkungan keluarga yang tidak harmonis atau bahkan “broken home”, lingkungan
pertemanan yang tidak sehat dan dia tidak bisa menemukan kebahagiaan didalam
keluarga maupun lingkungan pertemanannya.
Cukup sering dijumpai gejala gangguan mental bisa muncul tanpa disadari
oleh penderita maupun orang yang ada disekitarnya. Jika penderita tidak mendapatkam
penanganan yang baik bisa saja kondisi ini mempengaruhi kondisi psikologis
seseorang. Kita harus peka terhadap gejala gangguan mental ini karena gejala
gangguan mental tidak dapat dilihat secara kasat mata saja. Jika pembaca
mungkin diajak curhat oleh teman anda maka jangan mengeluarkan kata-kata yang
mungkin bisa saja menyakiti hatinya, sebisa mungkin anda harus memilih
kata-kata yang menenangkan dia. Atau jika tidak lebih diam saja sambil
mendengarkan.
Dengan menyadari bahwa menjaga kesehatan mental diri sendiri dan orang
lain itu penting, maka disinilah kita belajar pentingnya menghargai orang lain
dari segi apapun itu baik kelebihan dan kekurangannya. Kita juga bisa
membantunya dengan hal-hal sederhana. Dan di masa pandemi Covid-19 ini tentunya
akan semakin meningkatkan kemungkinan akan seseorang terkene gangguan mental,
baik depresi, stress karena banyak waktu yang mereka habiskan di rumah.
Tentunya penulis berharap pembaca tetap menjaga kondisinya baik secara jasmani
dan kesehatan rohaninya
Terima Kasih
Fandy Ramadhan Saputro
205110500111036
Cluster 40

No comments:
Post a Comment